oleh

NDH Jual Ide Dan Gagasan

Gorontalo – Tahapan kampanye Pilkada serentak 2020 telah dimulai sejak tanggal 26 September. Para calon kepala dan wakil kepala daerah khususnya di Kabupaten Gorontalo mulai menarik simpati pemilih, dengan berbagai visi-misi yang akan dijalankan jika terpilih.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gorontalo sebelumnya melarang Pasangan Calon untuk menggelar kampanye dengan menghadirkan banyak massa pendukung, mengingat saat ini masih dalam masa pandemi Covid-19.

Strategi marketing politik pun telah dirancang oleh para Paslon yang akan berkontestasi di Pilkada 9 Desember nanti.

Seperti halnya pasangan nomor urut 2, Nelson Pomalingo – Hendra Hemeto mengaku akan mematuhi aturan protokol yang ada.

Pasangan disingkat NDH ini, selain melakukan kampanye door to door dengan intensitas massa yang terbatas, pihaknya juga akan lebih memanfaatkan IT ataupun media sosial untuk berkampanye di masyarakat.

Hal itu disampaikan calon bupati petahana Nelson Pomalingo, usai kegiatan Training Of Trainers yang diikuti oleh seluruh Pimpinan Anak Cabang (PAC) Partai PPP dan Pimpinan Kecamatan (PK) Partai Golkar, Selasa (27/10/2020).

“Kita harus mematuhi protokol kesehatan, apalagi dalam kondisi Covid seperti saat ini, kita tidak bisa mengumpulkan banyak orang, maka sistem harus kita buat. Oleh karena itu, hari ini kita melakukan training untuk trainer untuk menjadi pelatih di tingkat kecamatan,” tutur Nelson.

Dan dalam pelatihan itu, lanjut Nelson, poin utama yang ditekankan adalah semangat, informasi kesuksesan dan visi-misi kedepan.

“Karena dalam visi misi ini yang dijual dari kami berdua bukan badan kami, tapi yang dijual adalah cita-cita, yang dijual adalah idealisme,” ujarnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed