oleh

Staf Kecamatan dan Pemdes Mengeluh Sikap Camat Botumoito, Guslan Angkat Bicara

Boalemo – Sempat viral di media sosial, sikap Jefri Kaluku dikeluhkan staf kecamatan dan aparat desa. Camat Botumoito ini dinilai arogan dan mempersulit aparatur desa.

Namun hal ini langsung ditanggapi Jefri Kaluku, dirinya menjelaskan, hal itu dilakukan agar pegawai dan staf kecamatan lebih disiplin lagi, sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010.

Disisi lain, Guslan Batalipu pemuda asal Kecamatan Botumoito mengatakan, bahwa staf dan Aparat Desa yang mengeluh atas tindakan Jefri itu terlalu berlebihan.

“Tidak lengkap di Pemerintahan kalau tidak ada dinamika. Selama saya mengamati pemerintahan di Kabupaten Boalemo khususnya kecamatan Botumoito yang saat ini dipimpin oleh camat Jefri Kaluku secara obyektif tidak berlebihan apabila dikatakan lebih disiplin, tertib, dan menjengkelkan bagi kelompok-kelompok tertentu dan itu minoritas. Mungkin saja ada segelintir yang terganggu dan itu sedikit  menyumbat  gerakan mereka” Ujarnya.

Bahkan, Guslan menyampaikan, apa yang dilakukan Camat Botumoito sudah sesuai prosedur. Hanya saja, ada beberapa kelompok yang merasa terancam karena telah melanggar.

“Tapi dari sisi mayoritas basis, baik masyarakat dan kelompok muda menganggap ada hal-hal yang coba diperbaiki  dan ketidaksukaan atas itu justru datang dari staf dan pemdes. Tidak perlu tercengang dan ada rasa khawatir yang berlebihan dengan dinamika seperti ini” Urai Guslan.

“Masyarakat telah cerdas menilai mana kelompok yang mengkritik dan hanya mengeluh dan merasa terancam. 1 pertanyaan yang mengganjal kenapa seolah-olah nanti di pemerintahan sekarang ada yang merasa terganggu dan itu datang dari staf dan Pemdes, apakah camat yang tidak mau diajak “kolektif-kolegial” Sementara camat-camat sebelumnya mau?” Sambung Guslan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed