oleh

Aksi Demo Berujung Tindakan Anarkis

Aksi Demo Berujung Tindakan Anarkis.

Sumber Foto : kompas.com

Sharenews.id – Papua Barat sudah lama ingin memisahakan diri dari Wilayah Negara Kesatuan Rebuplik Indonesia (NKRI), hal ini lah yang memicu sebuah aksi Demo yang dilakukan oleh beberapa masa yang bergabung serta mendukung petisi dari Organinasi Papua Merdeka (OPM).

Dimana aksi Demo yang dilakukan itu berlansung di Sorong tepatnya di Papua Barat dengan tujuan untuk menuntut Kemerdekaan Papua Jum’at (27/11/2020).

Puncak ricuh yang dilakukan oleh masa pada saat adanya hadangan dari anggota Kepolisian dan Brimob di jalan Jendral Ahmad Yani pada saat massa yang hendak ingin melakukan perjalanan panjang (longmarch) menuju kek kantor Wali Kota Sorong, Papua Barat.

Ary Nyoto Setiwan selaku Kapolres Sorong Kota AKBP, dirinya menjelaskan bahwa tujuan dilakukan penghadangan masa ini adalah untuk kebaikan bersama yang mana agar tidak menggangu ketertiban umum.

“Kami mengimbau agar massa pedemo segera membubarkan diri supaya tidak melakukan kegiatan”. Jelas Ary Nyoto Setiwan.

Namun massa yang tak terima dengan pengadangan itu, kemudian mereka melakukan tindakan yang anarkis terhadap Aparat Kepolisian dengan melempar Batu, Botol kaca dan bahkan sampai Mercon.

Atas tindakan anarkis itu Kapolres Sorong mengamanakan lima orang pelaku yang terlibat dalam aksi demo tersebut

Akibat dari aksi Demo itu Tiga Anggota Brimob Detasemen B, satu Anggota polres Sorong, dan satu Wartawati menjadi korban atas tindakan anarkis para massa saat gelar demo.

Sumber : kompas.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed