oleh

Pedagang Yang Dimintakan Uang: Kasihan Kami Pak

Boalemo – Sungguh menyedihkan curhat dari para pedagang yang ada di Pasar Tradisional Tilamuta. Mengapa tidak, di tengah pandemi mereka harus bertahan dengan ekonomi yang pas-pasan malah merasakan kesengsaraan lagi.

Para pedagang ini mengaku, selama pandemi covid_19, mereka sangat merasakan bagaimana sulit bertahan hidup.

Dengan pendapatan di bawah rata-rata, ditambah lagi banyak biaya yang mereka keluarkan untuk diberikan kepada para petugas pengelola pasar tanpa ada kesepakatan terlebih dahulu.

“Kasihan kami pak! Kami sudah susah, malah mereka menambah kesusahan kami, saya saja dimintakan uang 150 ribu” Ucapnya dengan nada sedih.

Ditambah lagi, mereka dipaksa untuk membayar yang entah itu untuk pembayaran apa. “Mereka datang langsung minta 250, saya tidak punya uang, mereka tetap minta, terpaksa saya kasih Rp.150.000” Ujarnya lagi.

Bahkan lebih menyayangkan lagi, para pemungut ini berdalih bahwa hal tersebut sudah hasil dari negosiasi dengan Pemerintah Daerah

“Katanya ini sudah hasil negosiasi dengan pemda” Tutupnya

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed