Bonbol – Pemerintah Kabupaten Bone Bolango resmi membuka ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dan Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Kabupaten sebagai bukti nyata komitmen dalam mendorong lahirnya generasi unggul. Sekretaris Daerah Bone Bolango, Iwan Mustapa, membuka langsung kegiatan yang diikuti oleh ratusan siswa dari berbagai sekolah tersebut pada Sabtu, 2 Mei 2026.
Dalam sambutannya, Iwan Mustapa menyampaikan bahwa O2SN dan FLS3N bukan sekadar ajang perlombaan biasa bagi para pelajar. Ia menegaskan bahwa rangkaian kegiatan ini menjadi ruang strategis untuk membentuk karakter yang kuat serta menggali potensi siswa sejak dini agar mereka siap menghadapi tantangan di masa depan.
Pemerintah daerah berharap melalui kegiatan ini dapat lahir generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki sikap sportif, jujur, dan berintegritas. Iwan menekankan betapa pentingnya keseimbangan antara prestasi akademik dan non-akademik agar siswa mampu bersaing mulai dari tingkat daerah, provinsi, nasional, hingga ke level internasional.
Selain bidang olahraga dan seni, Sekda turut menyoroti pentingnya budaya literasi di kalangan pelajar Bone Bolango. Ia mengajak seluruh peserta untuk menjadikan aktivitas membaca dan berpikir kritis sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari, karena O2SN, FLS3N, dan literasi adalah tiga pilar utama dalam mencetak generasi juara.
Iwan Mustapa juga memberikan pesan menyentuh kepada para peserta agar menjadikan ajang ini sebagai sarana belajar dan mencari pengalaman yang berharga. Ia mengingatkan bahwa menang atau kalah adalah hal yang biasa dalam sebuah kompetisi, namun pengalaman serta proses panjang yang dilalui oleh para siswa jauh lebih berharga untuk masa depan mereka.
Pada akhir kegiatan, Pemerintah Kabupaten Bone Bolango kembali menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah tersebut. Upaya ini akan dilakukan melalui penguatan sarana prasarana, peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik, serta pengembangan minat dan bakat siswa agar mampu membawa nama daerah ke kancah yang lebih tinggi.






