BONE BOLANGO – Tradisi Tumbilotohe atau malam pasang lampu di Desa Huangobotu, Bone Bolango, berlangsung sangat meriah dan penuh makna. Kegiatan yang digagas oleh Rema Muda Wonggole ini menjadi istimewa dengan kehadiran Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Kabupaten Bone Bolango, Alwin Rans Toma.
Dalam kesempatan tersebut, Alwin Rans Toma menyampaikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif para pemuda setempat. Beliau memuji semangat generasi muda dalam menjaga tradisi Tumbilotohe yang merupakan warisan budaya tak benda bagi masyarakat Gorontalo hingga saat ini.
Menurutnya, tradisi ini tidak hanya memiliki nilai estetika budaya, tetapi juga mengandung makna religius yang sangat mendalam. Hal ini dikarenakan Tumbilotohe menjadi simbol cahaya dalam menyambut datangnya malam Lailatul Qadar di akhir bulan Ramadan.
Identitas masyarakat Gorontalo dinilai sangat melekat pada perayaan ini, sehingga keterlibatan pemuda menjadi kunci utama pelestarian. Kehadiran aktif para remaja menunjukkan bahwa kecintaan terhadap budaya daerah masih tertanam kuat di tengah arus modernisasi zaman.
Rema Muda Wonggole sendiri menyatakan rasa bangga atas kesediaan Kepala Kanwil untuk ikut memasang lampu secara langsung. Dukungan pejabat daerah tersebut menjadi motivasi tambahan bagi mereka untuk terus aktif dalam kegiatan sosial, keagamaan, dan budaya.
Kegiatan ini ditutup dengan suasana gotong royong yang kental saat masyarakat bersama-sama menyiapkan lampu dan minyak tanah. Kebersamaan tersebut diharapkan menjadi simbol persatuan warga dalam menyambut malam penuh berkah di penghujung bulan suci Ramadan.






