Empat SPPG di Gorontalo Kembali Beroperasi, Hungayonaa Siap Salurkan MBG Mulai 14 April

Boalemo – Kabar baik datang bagi masyarakat Provinsi Gorontalo, khususnya di Kabupaten Boalemo. Dari total 25 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang sebelumnya ditutup oleh Badan Gizi Nasional (BGN), kini sebanyak empat SPPG resmi kembali dibuka. Salah satunya adalah SPPG yang berada di Desa Hungayonaa, Kabupaten Boalemo.

Dibukanya kembali SPPG tersebut menjadi angin segar bagi para penerima manfaat, terutama dalam upaya pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat. Kehadiran layanan ini diharapkan dapat kembali berjalan optimal setelah sebelumnya sempat terhenti.

Kepala SPPG Hungayonaa, Riska Sidiki, SM, menjelaskan bahwa pembukaan kembali fasilitas tersebut dilakukan setelah memenuhi persyaratan yang ditetapkan, khususnya terkait pembangunan Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL). Menurutnya, pemenuhan aspek tersebut menjadi faktor utama yang dinilai oleh pihak terkait sebelum memberikan izin operasional kembali.

“Penutupan sebelumnya disebabkan karena belum tersedianya IPAL, sehingga dinilai berpotensi mencemari lingkungan. Namun saat ini, SPPG Hungayonaa telah memenuhi standar yang ditentukan,” ungkap Riska.

Sebelumnya, sebanyak 25 SPPG di Provinsi Gorontalo ditutup oleh BGN karena tidak memiliki sistem pengelolaan limbah yang memadai. Kondisi tersebut dianggap dapat berdampak negatif terhadap lingkungan sekitar.

Lebih lanjut, Riska menyampaikan bahwa mulai 14 April, SPPG Hungayonaa akan kembali menyalurkan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) kepada para penerima manfaat.

Dengan kembali beroperasinya SPPG ini, diharapkan pelayanan pemenuhan gizi masyarakat dapat berjalan lebih baik, sekaligus tetap memperhatikan aspek kelestarian lingkungan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *