oleh

Nelson Hadiri Kajian Tauhid Tasawuf Indonesia

 

 

Gorontalo,- Majelis pengkajian tauhid tasawuf Indonesia ( MPTT-I) Abuya syekh H. Amran wali al-khalidy Menggelar silahturahim bersama sejumlah tokoh-tokoh agama yang ada di Gorontalo.

 

Dalam kegiatan mejalis tersebut , turut pula hadir calon Bupati Nelson Pomalingo sebagai ketua DMI provinsi Girontalo,dimana beberapa tahun lalu beliau pernah menjadi tuan rumah dalam menyukseskan muzakarah pengkaderan ulama tasawuf SE Asia tenggara kali ke 3 pada tanggal 19-21 November 2019 Silam, yang di hadiri oleh murabbiy Abuya syekh H Amran wali serta ratusan ulama tasawuf Indonesia & asean serta puluhan murid Abuya dari berbagai daerah.

 

Acara pengkajian dan zikir ratib seribu yang di laksanakan di rumah kediaman Bapak Sukri & ibu Hartati merupakan rangkaian safari mahabbah dakwah kesufian ke Maluku Utara,Sulawesi Utara Gorontalo,dan Sulawesi tengah, dimana rombongan Jakarta dan Sulawesi tiba hari Jumat ,malamnya melakukan pengkajian tauhid tasawuf dan zikir ratib seribu di posko Istiqomah yang wali nagronya/pimpinan BPK H Sugiyanto suratinoyo MBA.

 

Dalam kegiatan tersebut wali nangro mptt DKI Jakarta Tengku H. khairunnas,di dampingi wali nagro PROV gorontalo KH Dr Hamdan Ladiku MHi,wali bonebol Dr najamudin petasolong, wali mitra H Imran kosoloy,Wali minut Sarjan Maramis ,Sekjen MPTT Indonesia Timur Abi Noval Djafar beserta dewan guru tauhid tasawuf yaitu Waled Ahmad datau sulawesi,KH Moh ansari abasi almakasari,abun muslim blongkod,Tgk Fadli sunoto ,tgk Ismail datu .mengukuhkan kepengurusan MPTT-I kab gorontalo yg di ketuai oleh BPK H Sukri moonto SH.dan Ketua perempuan pecinta tauhid tasawuf / P2T ibu Hartati haridji SH.MH.

 

Dalam pertemuan yang Digelar di kediaman wali nangro mptt Limboto H Sukri,dewan guru pakar tauhid tasawuf Waled Ahmad Datau Sulawesi menyampaikan, pentingnya memahami dan mengamalkan ilmu tasawuf dan tauhid sufi dalam menjalani kehidupan.

 

” Kajian ini tujuannya untuk lebih memahami ilmu tasawuf dan tauhid,” ujar H. Sukri.

 

Sementara itu Ketua dewan masjid Indonesia Gorontalo, Nelson Pomalingo Mengatakan, kepatuhan terhadap Allah dengan ikhlas bisa menghilangkan sifat-sifat jelek

seperti kedengkian,permusuhan ,dan kesombongan,cinta dunia, atau disebut dengan syirik khofi maka untuk memudahkan agar terhindar dari syirik khofi perlu adanya pemahaman ketasawufan dan kesufian.

 

“Banyak hal yang kita sudah kaji bersama, intinya banyak ilmu yang bisa kita petik melalui kajian keagamaan ini,” terang Nelson.

Nelson juga mengungkapkan, kajian tauhid tasawuf dan zikir ratib seribu ,merupakan asas agar terwujudnya Gorontalo madinatul ilmu,dalam pertemuan tersebut Nelson juga menyampaikan sangat menerima dan mendukung MPTT Abuya syekh H Amran wali alkhalidy di kembangkan ,sebab beliau dapat merasakan keberkahannya dalam menjalankan roda kepemerintahan

 

” Kegiatan ini banyak sekali manfaat, selain bisa menambah ilmu , juga bisa membantu pemerintah dalam mengembangkan kabupaten madinatul Ilmi yang sudah kita terapkan di kabupaten Gorontalo,” tandasnya.

 

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed