oleh

Pencanangan HUT Ke-75, Ridwan Yasin: PGRI adalah “Rumah Perjuangan”

GORUT, ShareNews.id – Sekda Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut), Ridwan Yasin mengatakan Guru ataupun Tenaga Pendidik harus terpanggil untuk melahirkan pemikiran transformative dalam pengembangan kebijakan pemerintah, khususnya di bidang pendidikan.

Hal itu disampaikan Panglima ASN Gorut saat memberikan sambutan pemerintah daerah pada kegiatan pencangan HUT PGRI ke-75 tingkat Kabupaten Gorut yang dipusatkan di Kecamatan Ponelo Kepulauan, Senin (23/11/2020).

“Guru dan Tenaga Kependidikan memberikan andil besar, tidak hanya di sekolah akan tetapi lebih dari itu, harus terpanggil untuk ikut melahirkan pemikiran transformative dalam pengembangan kebijakan pemerintah dan pengelolaan program pendidikan,” ujarnya.

Pengelolaan program pendidikan lanjut Ridwan, tidak hanya di daerah saja, melainkan di pusat.

“Dalam melahirkan gagasan dan tindakan inovatif sesuai dengan tantangan abad ke 21, PGRI harus berperan aktif dalam mengambil andil. Ditetapkannya tanggal 25 November sebagai hari guru nasional, tentu merupakan penghargaan tersendiri terhadap para guru yang terus berjuang melahirkan anak didik berkualitas,” tukasnya.

Sekda Ridwan berharap, di 75 tahun hari PGRI dan Kemerdekaan Republik Indonesia, semua elemen dapat menjaga persatuan dan kesatuan serta jati diri para guru se-Indonesia.

“Sebagai organisasi profesi yang independen, PGRI tentunya berkebhinekaan yang senantiasa melekat pada diri PGRI sebagai ‘Rumah Perjuangan’ para guru, pendidik, dan tenaga kependidikan. PGRI harus terus bergerak, mengabdi, memperbaharui diri agar senantiasa mampu beradaptasi serta responsive pada setiap perubahan. Kita juga harus mengerti betapa pentingnya peran guru dalam meningkatkan mutu pendidikan serta di segi pembangunan SDM,” pungkas Sekda Millennial itu. (SN07)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed