KOTA GORONTALO – Bupati Bone Bolango, Ismet Mile, menegaskan bahwa akar dari transformasi dan lompatan mutu pendidikan daerah terletak pada budaya literasi yang kuat serta kelincahan dalam mengadopsi teknologi secara tepat sejak usia dini.
Pesan kunci tersebut disampaikannya saat membuka kegiatan Coaching Clinic Penyusunan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) Berdasarkan Rapor Pendidikan Tahun 2026, yang digelar oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Bone Bolango di Grand Q Hotel, Kota Gorontalo, Kamis (6/8/2026).
Momentum strategis ini turut dihadiri oleh Bunda PAUD Kabupaten Bone Bolango, Asisten II Setda, Ketua Dewan Pendidikan Bone Bolango, serta jajaran pejabat administrator dan fungsional Dikbud.
Di hadapan para peserta, Ismet Mile mengingatkan pentingnya pola pikir adaptif di era digital. Menurutnya, perpaduan antara penguasaan teknologi dan penguatan literasi sejak dini adalah kunci utama melahirkan generasi Bone Bolango yang unggul, tangguh, dan berdaya saing.
”Pendidikan berawal dari literasi dan adaptasi teknologi yang tepat. Jika mutunya terjamin dan relevan dengan perkembangan zaman, kita sedang menyiapkan generasi penerus yang siap bersaing,” tegas Ismet.
Ia juga menekankan agar Rapor Pendidikan tidak sekadar dijadikan tumpukan berkas administratif, melainkan cermin jujur untuk memetakan kekuatan dan membenahi kelemahan di setiap sekolah.
”Melalui pendampingan SPMI ini, saya berharap para kepala sekolah dan tim penyusun mampu menerjemahkan data evaluasi Rapor Pendidikan menjadi langkah nyata perbaikan pembelajaran di kelas,” tambahnya.
Gayung bersambut, Kepala Dinas Dikbud Bone Bolango, Basir Noho, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan ikhtiar nyata Pemkab untuk meningkatkan kapasitas para pengelola sekolah, khususnya di jenjang PAUD dan TK.
Basir memaparkan, agenda ini menghadirkan Kepala Sekolah dan Operator dari 66 TK Negeri se-Kabupaten Bone Bolango, dengan fokus utama penguatan manajemen keuangan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) agar makin transparan dan akuntabel.
Tak hanya itu, Basir juga membeberkan sejumlah program strategis yang tengah dipacu Dikbud Bone Bolango. Salah satunya adalah akselerasi penegerian TK swasta, di mana dari 77 TK swasta yang ada, sebanyak 20 sekolah yang memenuhi syarat kini memasuki tahap verifikasi dan validasi untuk diusulkan penegeriannya kepada Bupati.
Selain itu, guna menyokong peran Bunda PAUD, Dikbud bersiap menggelar penguatan Posyandu Holistik Integratif (HI) bersama para guru dan kepala TK selepas peringatan HUT ke-81 RI.
Di sisi lain, daerah juga mulai memantapkan skema 1 tahun pendidikan pra-sekolah di jenjang PAUD/TK sebagai fondasi wajib sebelum anak menempuh pendidikan dasar (SD) 12 tahun, demi menyelaraskan kebijakan nasional terkait Wajib Belajar 13 Tahun. Langkah ini berjalan seiring dengan penataan PAUD Kelompok Belajar berbasis dukungan Pemerintah Desa serta penyiapan agenda khusus untuk meningkatkan kompetensi para guru TK.
Melalui pendampingan komprehensif ini, seluruh jajaran PAUD dan TK di Bone Bolango diharapkan makin mantap dalam mengelola tata kelola sekolah sekaligus menggenjot capaian Rapor Pendidikan Tahun 2026 secara optimal.





