GORONTALO — Peringatan Hari Bakti Dokter Indonesia (HBDI) ke-118 di Provinsi Gorontalo kembali diisi dengan rangkaian kegiatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Kegiatan yang berlangsung pada Minggu, 27 September 2026, tersebut melibatkan ratusan peserta dari berbagai unsur.
Ketua Panitia Pengarah HBDI ke-118, dr. Sukma Djakatara, Sp.OG, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dalam mendekatkan pelayanan dan edukasi kesehatan kepada masyarakat.
Berdasarkan laporan Seksi Acara, sebanyak 190 peserta yang terdiri dari unsur KGTK, PGRI dan anak-anak PAUD hadir mengikuti rangkaian kegiatan.
Sementara itu, kegiatan juga melibatkan 196 tenaga dan unsur pendukung, terdiri dari dokter spesialis, dokter umum, tenaga kesehatan Puskesmas Telaga Biru, PSC, UTD RS MM Dunda, serta mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo (UNG) dan Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO).
“Momentum HBDI bukan hanya menjadi peringatan organisasi profesi, tetapi juga kesempatan bagi para dokter untuk hadir langsung memberikan manfaat kepada masyarakat melalui pelayanan kesehatan dan edukasi,” ujar dr. Sukma.
Salah satu agenda utama dalam kegiatan tersebut yakni skrining Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang dilaksanakan oleh Tim Kesehatan Puskesmas Telaga Biru.
Skrining tersebut memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengetahui kondisi kesehatan mereka lebih awal sekaligus mendapatkan edukasi mengenai pentingnya melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.
Selain skrining, masyarakat juga mendapatkan edukasi kesehatan awam mengenai varises yang disampaikan oleh dr. Jemmy Matoha Sp.B, Subsp. BVE(K) dan dr. Richard R. Rampisela, Sp.B, Subsp. BVE(K).
Edukasi tersebut menjadi bagian penting dalam kegiatan karena masyarakat tidak hanya mendapatkan pemeriksaan, tetapi juga memperoleh pemahaman mengenai gangguan kesehatan yang kerap dianggap sepele.
Yang menarik, pelayanan kesehatan dalam rangkaian HBDI ke-118 ini juga menghadirkan pemeriksaan oleh dokter spesialis dari 16 perhimpunan dokter spesialis.
Kehadiran lintas disiplin tersebut memperlihatkan luasnya keterlibatan tenaga medis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat pada momentum HBDI ke-118.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana HBDI ke-118, dr. Nurhijjah Pakaya, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam menyukseskan rangkaian kegiatan.
Menurutnya, keberhasilan kegiatan tidak terlepas dari kolaborasi antara para dokter, tenaga kesehatan, organisasi profesi, institusi pendidikan, peserta serta berbagai pihak yang mendukung pelaksanaan kegiatan.
“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik dan lancar,” ujar dr. Nurhijjah.
Melalui kegiatan tersebut, HBDI ke-118 di Gorontalo tidak hanya menjadi momentum refleksi bagi insan kedokteran, tetapi juga diwujudkan melalui pelayanan, pemeriksaan, skrining dan edukasi kesehatan yang menyentuh langsung masyarakat.
Semangat pengabdian tersebut menjadi bagian dari upaya IDI untuk terus memperkuat peran dokter dalam mendukung terwujudnya masyarakat Gorontalo yang lebih sehat.
Kepala KGTK Hamzah Hippy Apresiasi Bakti Kesehatan HBDI ke-118
Kepala KGTK, Hamzah Hippy, ST., MT., menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan rangkaian kegiatan HBDI ke-118 yang memberikan ruang bagi masyarakat, khususnya anak-anak PAUD dan keluarga besar KGTK, untuk mendapatkan pelayanan serta edukasi kesehatan secara langsung.
Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat penting karena kesehatan perlu diperkenalkan sejak usia dini. Ia berharap kolaborasi antara IDI, tenaga kesehatan, KGTK, PGRI dan berbagai pihak lainnya dapat terus terjalin sehingga kegiatan edukasi dan pemeriksaan kesehatan tidak hanya berlangsung pada momentum HBDI, tetapi dapat berkelanjutan di tengah masyarakat.



![IMG-20201127-WA0040[1]](https://sharenews.id/wp-content/uploads/2020/11/IMG-20201127-WA00401-300x178.jpg)


![IMG-20201126-WA0019[1]](https://sharenews.id/wp-content/uploads/2020/11/IMG-20201126-WA00191-300x178.jpg)