BONE BOLANGO – Bupati Bone Bolango Ismet Mile menegaskan bahwa jabatan di pemerintahan merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan. Ia meminta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Bone Bolango menjaga profesionalisme, disiplin, dan integritas dalam bekerja.
Penegasan itu disampaikan Ismet saat memimpin Rapat Koordinasi di Ruang Lupa Lelah Kantor Bupati, Selasa (21/7/2026). Turut hadir Sekretaris Daerah Iwan Mustapa.
“Jabatan bukanlah hak istimewa yang diperoleh karena kedekatan, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan melalui kinerja, kompetensi, dan integritas. Karena itu, seluruh ASN harus menjaga profesionalisme serta menjauhi segala bentuk praktik yang bertentangan dengan aturan,” tegas Ismet.
Dalam rakor tersebut, Bupati menyoroti masih ditemukannya persoalan kedisiplinan, mulai dari kehadiran yang tidak sesuai fakta hingga lemahnya tanggung jawab dalam menjalankan tugas.
Menurutnya, di era digital dan sistem pengawasan yang semakin terbuka, tidak ada lagi ruang bagi aparatur untuk bermain-main dengan data maupun mengabaikan kewajiban sebagai pelayan masyarakat.
“Jangan lagi ada yang tidak hadir tetapi dianggap hadir. Pemerintahan ini harus dibangun di atas kejujuran. Kalau tidak hadir, katakan tidak hadir,” ujarnya.
Ismet juga meminta seluruh pimpinan OPD dan para camat memperkuat pengawasan internal hingga ke tingkat desa dan kelurahan. Disiplin, kata dia, harus menjadi budaya kerja bersama, bukan sekadar kewajiban administratif.
Selain disiplin, ia menekankan pentingnya responsivitas terhadap masyarakat. Para pejabat diminta selalu siap dihubungi agar pelayanan publik tidak terhambat.
“Jangan sampai masyarakat menunggu karena pejabatnya sulit dihubungi. Pemerintah harus hadir dan responsif terhadap setiap persoalan yang terjadi di tengah masyarakat,” katanya.
Bupati menegaskan tidak akan ragu mengambil langkah tegas terhadap ASN yang melanggar aturan. Ke depan, Pemkab Bone Bolango juga akan memperkuat sistem pengawasan untuk mencegah potensi penyimpangan sejak dini.
“Kita ingin birokrasi yang bersih, disiplin, dan profesional. Jangan sampai ada yang tersandung persoalan karena mengabaikan aturan yang sebenarnya sudah sangat jelas,” pungkasnya.






