Komisi II DPRD Boalemo Soroti Optimalisasi PAD dan Efisiensi Belanja Daerah

Boalemo – Komisi II DPRD Kabupaten Boalemo memberikan perhatian serius terhadap upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan efektivitas penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Hal itu mengemuka dalam rapat evaluasi bersama Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) yang dipimpin Wakil Ketua Komisi II DPRD Boalemo, Silvana Saidi.

Rapat yang turut dihadiri Kepala BPKPD beserta seluruh kepala bidang tersebut difokuskan pada evaluasi pengelolaan keuangan daerah, termasuk capaian pendapatan, realisasi belanja, serta berbagai tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan program pemerintah.

Silvana Saidi mengatakan, penguatan PAD menjadi salah satu aspek penting yang harus terus didorong karena berkaitan langsung dengan kemampuan fiskal daerah dalam membiayai pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.

“Pendapatan daerah harus terus dioptimalkan melalui langkah-langkah strategis dan inovatif. Semakin kuat PAD, semakin besar pula kemampuan pemerintah dalam membiayai kebutuhan pembangunan tanpa terlalu bergantung pada transfer dari pemerintah pusat,” ujarnya.

Selain membahas pendapatan, Komisi II juga menaruh perhatian pada pola belanja daerah. Menurut Silvana, setiap anggaran yang dialokasikan harus benar-benar digunakan untuk program prioritas yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Ia menegaskan bahwa efisiensi belanja bukan sekadar penghematan anggaran, tetapi bagaimana setiap program mampu menghasilkan output dan dampak yang maksimal.

“DPRD ingin memastikan APBD digunakan secara efektif, tepat sasaran, dan memberikan hasil yang dapat dirasakan masyarakat. Karena itu, evaluasi rutin sangat diperlukan agar setiap kendala dapat segera diatasi,” katanya.

Dalam rapat tersebut, Komisi II juga meminta BPKPD memperkuat koordinasi dengan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) guna mempercepat penyerapan anggaran. Langkah itu dinilai penting agar pelaksanaan program tidak mengalami keterlambatan yang berpotensi menghambat pembangunan daerah.

Silvana menambahkan, percepatan realisasi anggaran juga akan berdampak terhadap pergerakan ekonomi daerah, termasuk peningkatan aktivitas usaha dan penyerapan tenaga kerja.

Melalui evaluasi berkala tersebut, Komisi II DPRD Boalemo berharap tata kelola keuangan daerah semakin transparan, akuntabel, dan berorientasi pada hasil, sehingga setiap kebijakan anggaran benar-benar mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Boalemo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *