Gorontalo – Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo melakukan kunjungan kerja ke Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PU RI, Rabu (10/12/2025). Kunjungan tersebut bertujuan memastikan alokasi anggaran program irigasi tahun 2026 dapat berjalan lebih tepat sasaran.
Rombongan Komisi III diterima langsung oleh Direktur Sistem dan Strategi Pengelolaan Sumber Daya Air, Fikri Abdurracman. Dalam pertemuan itu, Ketua Komisi III Espin Tulie menyampaikan evaluasi pelaksanaan program Daerah Irigasi (DI) tahun 2025 serta mengajukan kembali usulan kebutuhan program untuk tahun depan.
“Kami berharap Gorontalo masih mendapat alokasi program irigasi di tahun 2026, namun dengan pelaksanaan yang benar-benar tepat sasaran,” kata Espin.
Komisi III mengungkapkan adanya sejumlah pekerjaan tahun 2025 yang dinilai kurang tepat lokasi, karena dibangun pada kawasan perkebunan. Padahal, prioritas pembangunan irigasi semestinya difokuskan pada daerah persawahan.
“Di lapangan, kami melihat pekerjaan irigasi tidak berada pada lokasi yang sesuai. Irigasi seharusnya mengairi sawah, bukan perkebunan. Kami tidak ingin kondisi seperti ini terulang di 2026,” jelas Espin.
Ia menegaskan bahwa Komisi III tidak sedang mencari siapa yang salah, tetapi mendorong perbaikan agar penggunaan anggaran benar-benar dirasakan manfaatnya oleh petani.
“Anggaran yang turun harus berdampak langsung pada petani. Itu tujuan utama kami,” tegasnya.
Espin juga memahami adanya kendala teknis di lapangan, termasuk turunnya anggaran yang mendekati akhir tahun sehingga menentukan lokasi sering hanya berdasarkan data awal tanpa verifikasi menyeluruh.
Selain itu, dalam pertemuan terungkap bahwa penyedia jasa masih diberikan perpanjangan waktu hingga 90 hari untuk menuntaskan pekerjaan yang belum rampung.
“Karena ini proyek berjalan, maka harus diselesaikan. Alhamdulillah, masih ada tambahan waktu 90 hari untuk penyelesaiannya hingga tahun depan,” ujar Espin.






