Deprov — Anggota DPRD Provinsi Gorontalo melaksanakan kunjungan kerja ke kawasan Malalayang Beach World, Sabtu (20/12/2025). Kunjungan ini bertujuan untuk menyerap praktik-praktik baik dalam pengelolaan kawasan ekonomi yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), sebagai bahan rujukan pengembangan kawasan serupa di Provinsi Gorontalo.
Rombongan DPRD Provinsi Gorontalo diterima langsung oleh perwakilan manajemen BUMD Malalayang Beach World, Stella. Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak berdiskusi mengenai tata kelola perusahaan daerah, strategi pengembangan kawasan, hingga dukungan kebijakan yang mendorong keberhasilan pengelolaan kawasan wisata dan ekonomi terpadu.
Wakil Ketua Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo, Anas Jusuf, menyampaikan bahwa kunjungan kerja ini memberikan banyak pelajaran penting yang dapat diadopsi dan diterapkan di Gorontalo. Menurutnya, keberhasilan Malalayang Beach World tidak terlepas dari kondisi BUMD yang sehat dan dikelola secara profesional.
“BUMD yang sehat menjadi kunci utama dalam mengelola berbagai unit usaha, mulai dari Malalayang Beach World 1, Malalayang Beach World 2, hingga pengelolaan pasar-pasar daerah. Pengalaman di berbagai daerah menunjukkan bahwa BUMD yang tidak dikelola dengan baik justru berpotensi menghambat keberlangsungan usaha,” jelas Anas.
Selain itu, Anas juga menyoroti pentingnya dukungan kebijakan pemerintah pusat yang selaras dengan kebijakan pemerintah daerah. Keselarasan tersebut dinilai mampu mempercepat pengembangan kawasan dan infrastruktur, terutama jika didukung oleh stabilitas kebijakan lintas periode kepemimpinan.
Namun demikian, Anas menegaskan bahwa peran aktif pemerintah daerah bersama DPRD dalam mempromosikan potensi daerah kepada pemerintah pusat menjadi faktor yang tidak kalah penting. Menurutnya, tanpa penyampaian informasi yang kuat dan meyakinkan terkait potensi serta prospek daerah, kebijakan pusat yang baik pun tidak akan berdampak optimal di daerah.
“Jika potensi daerah tidak dipromosikan dan disampaikan secara maksimal, maka peluang dukungan dari pemerintah pusat juga akan terbatas. Kuncinya adalah bagaimana pemerintah provinsi bersama DPRD mampu meyakinkan pemerintah pusat bahwa daerah memiliki potensi dan kesiapan untuk dibangun,” ujar Anas Jusuf.
Melalui kunjungan kerja ini, DPRD Provinsi Gorontalo berharap model pengelolaan dan strategi pembangunan yang diterapkan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, khususnya di kawasan Malalayang Beach World, dapat menjadi referensi dalam mengembangkan infrastruktur serta kawasan ekonomi berbasis potensi daerah di Provinsi Gorontalo.






