Boalemo – Momentum peringatan Hari Buruh Internasional 2026 dimanfaatkan Anggota DPRD Kabupaten Boalemo, Hardi Syam Mopangga, untuk mengingatkan pentingnya menciptakan lingkungan kerja yang sehat, aman, dan nyaman bagi seluruh pekerja.
Menurut Hardi, tema global Hari Buruh Internasional tahun ini, “Memastikan Lingkungan Kerja Psikososial yang Sehat”, menjadi pesan penting bagi pemerintah, perusahaan, maupun seluruh pemangku kepentingan agar lebih memperhatikan kesehatan mental dan kondisi sosial para pekerja.
Ia menegaskan, pemenuhan hak-hak pekerja tidak hanya sebatas pemberian upah yang layak atau fasilitas kerja yang memadai. Lebih dari itu, suasana kerja yang harmonis, bebas dari tekanan berlebihan, serta adanya saling menghormati antara pekerja dan pemberi kerja merupakan faktor penting dalam menciptakan produktivitas yang tinggi.
“Pekerja berhak mendapatkan lingkungan kerja yang sehat. Jika suasana kerja nyaman dan aman, maka produktivitas juga akan meningkat,” ujar Hardi.
Politisi yang juga dikenal aktif menyuarakan berbagai isu ketenagakerjaan tersebut menilai bahwa kesehatan psikososial pekerja harus menjadi perhatian bersama. Menurutnya, pekerja yang merasa dihargai dan bekerja dalam lingkungan yang kondusif akan mampu menjalankan tugas secara optimal tanpa dibayangi tekanan yang dapat memengaruhi kinerja maupun kesejahteraan mereka.
Selain itu, Hardi menekankan bahwa hubungan industrial yang harmonis antara pekerja dan pemberi kerja merupakan fondasi penting dalam menciptakan stabilitas dunia kerja. Kondisi tersebut diyakini mampu meningkatkan semangat kerja, memperkuat loyalitas pekerja, serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Di akhir pernyataannya, Hardi berharap peringatan Hari Buruh Internasional 2026 tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi momentum refleksi bagi seluruh pihak untuk terus memperkuat perlindungan terhadap hak-hak pekerja dan meningkatkan kesejahteraan mereka.
“Pekerja memiliki peran penting dalam pembangunan daerah. Karena itu, kenyamanan dan kesejahteraan mereka perlu dijaga bersama,” tutupnya.





