Sebanyak 19 pengurus Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) Cabang Gorontalo periode 2025-2028 resmi dilantik untuk menjalankan kepengurusan baru di Provinsi Gorontalo.
Kepengurusan tersebut dipimpin oleh Dr. dr. Maimun Ihsan, Sp.O.G., Subsp. OBGINSOS., FISQua, yang dipercaya menakhodai organisasi profesi dokter spesialis kebidanan dan kandungan itu untuk tiga tahun ke depan.
Dalam sambutannya, dr. Maimun Ihsan menegaskan bahwa tanggung jawab besar kini berada di pundak POGI dalam upaya menyelamatkan dan meningkatkan kesehatan kaum perempuan di Provinsi Gorontalo.
“Ini adalah amanah besar bagi kami. Kesuksesan organisasi tentu tidak bisa berjalan sendiri, tetapi membutuhkan dukungan dari seluruh stakeholder yang ada di Provinsi Gorontalo,” ujar dr. Maimun Ihsan.
Ia menambahkan, berbagai program yang telah disusun POGI ke depan membutuhkan kolaborasi lintas sektor agar dapat berjalan maksimal demi menekan angka kematian ibu serta meningkatkan pelayanan kesehatan reproduksi perempuan.
“Program kami ini membutuhkan bantuan dan dukungan dari stakeholder di Provinsi Gorontalo, sehingga harapan kami untuk menyelamatkan perempuan Indonesia, khususnya di Gorontalo, dapat terwujud,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelantikan, dr. Zulkarnain Tambunan, Sp.OG, Subsp. Onkologi, menyampaikan bahwa pelantikan pengurus POGI ini menjadi momentum penting dalam memperkuat peran dokter spesialis obstetri dan ginekologi di daerah.
Menurutnya, kepengurusan baru diharapkan mampu menghadirkan program-program konkret yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, khususnya perempuan di Provinsi Gorontalo.
“POGI tidak hanya berperan sebagai organisasi profesi, tetapi juga mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan ibu dan perempuan,” ungkap dr. Zulkarnain.
Sementara itu, Prof. Dr. dr. Alamsyah dalam sambutannya berharap kepengurusan POGI yang baru, yang dilantik setiap tiga tahun sekali, dapat terus konsisten menyelamatkan perempuan di setiap wilayah kepengurusan.
Ia menegaskan bahwa langkah POGI Gorontalo sejalan dengan program nasional POGI pusat bertajuk ‘Selamatkan Perempuan Indonesia’ yang menjadi gerakan bersama di seluruh daerah.
“Program ini harus benar-benar dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Saya berharap para pengurus POGI mampu mengedepankan etika dan profesionalisme dalam setiap tugas pelayanan kepada masyarakat,” tegas Prof. Alamsyah.
Sebelumnya, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Boalemo, dr. Sukma Djakatara, Sp.O.G., yang juga merupakan pengurus POGI, menyatakan kesiapan dirinya untuk terlibat aktif dalam menyukseskan seluruh program organisasi.
“Kami siap bekerja bersama dan bersinergi demi menyukseskan program-program POGI, khususnya yang berfokus pada penyelamatan dan peningkatan kualitas hidup perempuan,” pungkas dr. Sukma.
Pelantikan ini diharapkan menjadi awal penguatan peran POGI Gorontalo dalam mendukung pembangunan sektor kesehatan, khususnya kesehatan ibu dan perempuan di Provinsi Gorontalo.





