BOALEMO, SHARENEWS.ID – Berbagai persoalan pembangunan dan kebutuhan masyarakat mengemuka dalam kegiatan reses Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Anas Jusuf, di Desa Kramat, Kecamatan Mananggu, Kabupaten Boalemo, Kamis (5/11/2026).
Dalam pertemuan yang turut dihadiri perwakilan Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Gorontalo serta Pemerintah Desa Kramat tersebut, masyarakat memanfaatkan kesempatan itu untuk menyampaikan sejumlah aspirasi yang dinilai penting bagi peningkatan kesejahteraan warga.
Beberapa usulan yang disampaikan masyarakat di antaranya perbaikan infrastruktur jalan desa, bantuan sektor pertanian berupa bibit, pupuk, dan alat mesin pertanian (alsintan), termasuk traktor. Selain itu, warga juga mengharapkan bantuan ternak sapi, kambing, dan ayam serta perhatian terhadap peningkatan kesejahteraan para pengemudi bentor.
Menanggapi aspirasi tersebut, perwakilan Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo menjelaskan bahwa pemerintah telah menyiapkan sejumlah program bantuan untuk sektor pertanian, khususnya komoditas padi dan jagung.
Menurutnya, alokasi bantuan telah disiapkan dan saat ini tinggal menunggu proses penyaluran. Sejumlah kecamatan bahkan telah menerima bantuan, sementara wilayah lainnya diharapkan menyusul pada November 2026.
“Khusus pertanian padi sawah, kami memiliki program bantuan benih dan pupuk. Sementara untuk kebutuhan alat pertanian, akan kami usulkan agar bisa dialokasikan bantuan traktor mini,” jelas perwakilan Dinas Pertanian.
Sementara itu, perwakilan Dinas Peternakan Provinsi Gorontalo menyampaikan bahwa masyarakat yang ingin mendapatkan bantuan ternak ayam dapat mengajukan proposal melalui kelompok peternak.
Pihaknya menyatakan siap memberikan pendampingan dan membantu proses pengajuan, terutama bagi kelompok masyarakat yang benar-benar memiliki keseriusan untuk mengembangkan usaha peternakan.
Di sisi lain, Anas Jusuf menegaskan bahwa seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat Desa Kramat akan menjadi perhatian dan akan diperjuangkan sesuai kewenangan serta mekanisme yang berlaku.
Ia juga meminta masyarakat agar tidak ragu berkomunikasi, terutama dalam menindaklanjuti kebutuhan bantuan melalui proposal kelompok.
“Semua aspirasi yang disampaikan hari ini akan kami upayakan untuk diperjuangkan. Terkait proposal bantuan, silakan disiapkan dan dikoordinasikan. Saya terbuka dengan siapa saja, nomor telepon saya selalu aktif. Silakan hubungi saya jika ada hal yang perlu dikomunikasikan,” ungkap Anas.
Kegiatan reses tersebut menjadi ruang dialog antara masyarakat, pemerintah desa, dan instansi teknis untuk menyampaikan langsung berbagai kebutuhan pembangunan di tingkat desa.
Masyarakat berharap aspirasi yang telah disampaikan tidak berhenti sebatas usulan, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui program pemerintah, sehingga memberikan dampak nyata bagi pembangunan Desa Kramat dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.






