Dulupi – Anggota DPRD Kabupaten Boalemo, Harijanto Mamangkey, kembali melaksanakan kegiatan reses pada hari kedua yang berlangsung di Desa Dulupi. Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda resmi DPRD dalam rangka menyerap dan menampung aspirasi masyarakat secara langsung di tingkat desa.
Dalam pertemuan yang berlangsung secara dialogis tersebut, masyarakat memanfaatkan kesempatan untuk menyampaikan berbagai persoalan dan kebutuhan yang mereka hadapi. Aspirasi yang disampaikan meliputi sektor pertanian, kondisi infrastruktur desa, keterbatasan akses pupuk bersubsidi, hingga peningkatan pelayanan dasar bagi masyarakat.
Selain itu, kelompok pemuda dan tokoh masyarakat turut menyuarakan keprihatinan terhadap bencana banjir yang kerap terjadi, khususnya di Dusun VI Huata. Mereka berharap adanya perhatian serius dari pemerintah terkait pembangunan bronjong atau tanggul penahan air di sepanjang daerah aliran sungai, guna mencegah abrasi dan banjir yang mengancam permukiman warga.
Dalam sambutannya, Harijanto Mamangkey menegaskan bahwa kegiatan reses merupakan kewajiban setiap anggota DPRD untuk turun langsung ke tengah masyarakat, mendengarkan aspirasi, serta mencatat berbagai permasalahan yang ada.
“Semua masukan yang disampaikan hari ini akan kami tampung dan menjadi bahan perjuangan di DPRD agar dapat ditindaklanjuti sesuai mekanisme dan kewenangan,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya komunikasi yang berkelanjutan antara wakil rakyat dan masyarakat, agar setiap kebijakan yang dihasilkan benar-benar berangkat dari kebutuhan riil di lapangan.
Kegiatan reses hari kedua ini mendapat sambutan positif dari warga Desa Dulupi. Masyarakat berharap aspirasi yang telah disampaikan dapat diperjuangkan dan direalisasikan demi peningkatan kesejahteraan serta pembangunan desa yang lebih baik ke depan.






