Wakil Ketua Komisi II DPRD Boalemo Soroti Distribusi BBM dan LPG 3 Kg, Minta Pertamina Tingkatkan Pelayanan

Boalemo – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Boalemo, Silfana Saidi, menyoroti berbagai keluhan masyarakat terkait distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) dan gas LPG 3 kilogram di Kabupaten Boalemo. Persoalan tersebut dinilai perlu mendapat perhatian serius agar kebutuhan energi masyarakat dapat terpenuhi secara optimal.

Keluhan tersebut menjadi pembahasan dalam agenda konsultasi, koordinasi, dan silaturahmi Gabungan Komisi II dan Komisi III DPRD Kabupaten Boalemo ke kantor Pertamina Patra Niaga wilayah Gorontalo, Rabu (6/5/2026).

Kunjungan itu merupakan tindak lanjut dari hasil rapat internal serta Rapat Dengar Pendapat (RDP) gabungan komisi yang sebelumnya membahas berbagai persoalan distribusi energi di Kabupaten Boalemo.

Dalam pertemuan tersebut, DPRD menyampaikan sejumlah aspirasi masyarakat, di antaranya masih terjadinya antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU serta meningkatnya kebutuhan LPG 3 kilogram yang dikhawatirkan memicu kelangkaan di tingkat masyarakat.

Silfana Saidi menjelaskan, salah satu aspirasi yang disampaikan kepada Pertamina adalah penambahan jam operasional SPBU, khususnya pada hari Minggu. Menurutnya, langkah tersebut diharapkan dapat mengurangi antrean kendaraan dan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.

Selain itu, DPRD Boalemo juga meminta Pertamina melakukan evaluasi terhadap kuota LPG 3 kilogram yang dialokasikan untuk Kabupaten Boalemo agar dapat disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat yang terus meningkat.

Menurut Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Boalemo itu, ketersediaan BBM dan LPG merupakan kebutuhan vital yang berpengaruh langsung terhadap aktivitas ekonomi masyarakat, mulai dari sektor transportasi, usaha mikro, hingga kebutuhan rumah tangga.

“Keluhan masyarakat terkait BBM dan LPG perlu menjadi perhatian bersama. Kami berharap ada solusi agar pelayanan kepada masyarakat bisa lebih optimal,” ujar Silfana saat dihubungi wartawan, Jumat (8/5/2026).

Dalam pertemuan tersebut, pihak Pertamina Patra Niaga Gorontalo menjelaskan bahwa penyaluran BBM maupun LPG subsidi tetap dilaksanakan sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku, termasuk berdasarkan kuota yang telah ditetapkan.

Meski demikian, DPRD Kabupaten Boalemo berharap koordinasi antara pemerintah daerah, DPRD, dan Pertamina dapat terus diperkuat untuk mencari solusi atas berbagai persoalan distribusi energi, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat semakin baik dan kebutuhan BBM maupun LPG 3 kilogram tetap terjamin di seluruh wilayah Kabupaten Boalemo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *