BONE BOLANGO – Rangkaian kompetisi bergengsi Pekan Literasi Ajang Talenta O2SN, FLS2N jenjang SD & SMP, serta Lomba Cerdas Cermat Milenial (LCCM) jenjang SMP tingkat Kabupaten Bone Bolango tahun 2026 resmi berakhir. Ratusan pelajar dari berbagai utusan sekolah telah tuntas menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam ajang tahunan ini.
Acara penutupan yang berlangsung meriah dan penuh semangat tersebut dipusatkan di Aula BPMP Provinsi Gorontalo pada Senin, 25 Mei 2026. Kehadiran jajaran pemerintah daerah, tenaga pendidik, serta para siswa berprestasi membuat atmosfer penutupan terasa sangat khidmat sekaligus membanggakan.
Dalam momentum strategis tersebut, Bupati Bone Bolango tidak hanya menutup kompetisi secara seremonial, tetapi juga secara resmi meluncurkan (launching) Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026-2027. Langkah ini diambil sebagai bagian dari transformasi tata kelola pendidikan di daerah otonom tersebut.
Melalui sambutannya di atas podium, Bupati menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kreativitas, keuletan, bakat, dan kecerdasan yang ditunjukkan oleh seluruh peserta didik selama kompetisi berlangsung. Beliau memandang bahwa ajang seperti ini merupakan investasi jangka panjang untuk masa depan daerah.
Beliau secara khusus memuji penampilan tarian luar biasa dari siswa-siswi tingkat SMP yang turut memeriahkan suasana penutupan acara. Menurut Bupati, penampilan seni budaya yang memukau tersebut menunjukkan betapa besarnya potensi lokal yang dimiliki oleh generasi muda di Bone Bolango.
Terkait peluncuran SPMB, Bupati menggarisbawahi pentingnya penerapan sistem penerimaan siswa baru yang adil, terbuka, dan transparan. Terobosan ini dinilai sangat krusial demi mencegah terjadinya praktik penyimpangan, intervensi sepihak, maupun tindakan kecurangan di lapangan.
Lebih lanjut, beliau menginstruksikan dengan tegas kepada Dinas Pendidikan dan pihak sekolah agar memastikan tidak boleh ada anak di Bone Bolango yang tercecer. Beliau berkomitmen menjamin hak belajar anak agar tidak ada yang putus sekolah, mulai dari tingkat SD, SMP, SMA, hingga perguruan tinggi.
Di era digital yang serba cepat ini, Bupati juga mengingatkan para guru dan orang tua akan pentingnya membekali anak didik dengan kemampuan intelektual yang adaptif. Penguasaan sains, teknologi, serta penguasaan bahasa yang kuat dipandang sebagai modal utama untuk menghadapi persaingan global.
Untuk membakar semangat para generasi muda yang memadati aula, Bupati membagikan motivasi inspiratif lewat kilas balik perjalanan hidupnya. Beliau menceritakan bahwa di masa lalunya, dirinya sama sekali tidak pernah bermimpi atau membayangkan bisa dipercaya memimpin daerah sebagai seorang bupati.
Sebagai penutup arahan, momentum berharga ini juga dirangkaikan dengan instruksi langsung kepada Sekretaris Daerah (Sekda). Bupati meminta agar jajaran terkait segera mematangkan rangkaian persiapan menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Bone Bolango ke-23 yang selaras dengan nilai sejarah berdirinya daerah.






