KOTA GORONTALO — Dalam rangka menyemarakkan peringatan kemerdekaan sekaligus mewujudkan generasi penerus yang unggul, Perhimpunan Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) Cabang Gorontalo berkolaborasi dengan PT Pegadaian menggelar bakti kesehatan bertajuk “Merdeka Stunting 2026″. Aksi sosial yang dipusatkan di Kantor PT Pegadaian Cabang Kota Selatan, Kota Gorontalo, ini menghadirkan beragam layanan medis hingga paket bantuan nutrisi bagi para peserta.
Melalui gerakan yang dilaksanakan secara serentak di 36 provinsi se-Indonesia ini, POGI Gorontalo tidak hanya memberikan edukasi gizi dan pemeriksaan fisik, tetapi juga menyalurkan layanan Ultrasonografi (USG) kehamilan serta konsultasi kesehatan secara gratis bersama tim dokter spesialis Obgyn. Tak hanya itu, seluruh peserta ibu hamil juga dibekali dengan paket suplemen dan multivitamin kehamilan gratis untuk kebutuhan selama enam bulan ke depan hingga masa persalinan, serta paket sembako sehat.
Dalam laporan pelaksanaannya, dr. Sukma Djakatara, SpOG, menyampaikan bahwa kegiatan percontohan ini menjangkau 30 ibu hamil terpilih yang telah diseleksi dan dirujuk oleh bidan koordinator puskesmas di berbagai wilayah Kota Gorontalo. Penjaringan ini difokuskan pada kehamilan usia trimester pertama dan kedua agar intervensi medis serta pemantauan gizi dapat memberikan dampak pencegahan yang maksimal.
”Gerakan kolaborasi antara POGI dan Pegadaian ini merupakan bentuk kontribusi nyata kami untuk menciptakan generasi sehat menuju Indonesia Emas yang bebas dari stunting. Melalui pemeriksaan USG, pemberian vitamin enam bulan, hingga bantuan sembako sehat, kami ingin memastikan setiap ibu hamil terdampingi dengan baik,” tutur Dr. Sukma Djakatara Sp.OG
Sementara itu, Ketua POGI Cabang Gorontalo, Dr. Maimun Ihsan, Sp.OG, mengingatkan kembali pentingnya pencegahan stunting sejak fase kehamilan. Beliau menegaskan bahwa ancaman stunting bukan sebatas ukuran fisik bayi yang kecil saat lahir, melainkan berpotensi menurunkan kemampuan kecerdasan dan membuat anak mudah sakit-sakitan di kemudian hari.
”Pencegahan stunting tidak bisa ditunggu setelah anak lahir, tetapi wajib dimulai sejak sebelum menikah dan selama masa kehamilan. Benteng utama kami di Obgyn adalah memastikan ibu hamil terjaga kersehatannya agar bayi tidak lahir dalam kondisi stunting,” tegas Dr. Maimun Ihsan, Sp.OG.
Melalui sinergi bersama Pegadaian dan Dinas Kesehatan Kota Gorontalo, POGI berharap gerakan ini dapat memicu kesadaran masyarakat luas untuk terus memeriksakan kesehatan kandungan secara rutin demi melahirkan anak-anak Gorontalo yang sehat, cerdas, dan tangguh.






