Boalemo – Koordinator Kabupaten Tagana Kabupaten Boalemo mengeluarkan himbauan kepada seluruh anggota Taruna Siaga Bencana untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi cuaca ekstrem yang diprakirakan BMKG terjadi hingga Mei 2026.[Korkab]
Himbauan tersebut disampaikan Korkab Tagana Boalemo, [Nama Korkab], dalam rapat koordinasi singkat di Posko Tagana Tilamuta, Jumat [4/04/2026].
“Kita masuk masa peralihan musim. BMKG sudah keluarkan peringatan dini potensi hujan lebat disertai angin kencang dan gelombang tinggi. Semua anggota Tagana di 7 kecamatan harus siaga 24 jam,” tegasnya.
Ia meminta setiap Korcam Tagana segera cek ulang kesiapan personil, perlengkapan evakuasi, dan logistik darurat di posko masing-masing.
“Jangan tunggu banjir baru bergerak. Begitu ada laporan hujan deras lebih dari 2 jam, langsung koordinasi dengan kepala desa dan BPBD. Yang utama keselamatan warga dan anggota,” ujarnya.
Selain itu, Korkab juga mengimbau anggota aktif menyebarkan informasi peringatan dini ke grup WhatsApp desa dan mengingatkan warga di daerah rawan banjir serta longsor untuk memindahkan barang berharga ke tempat aman.
Saat ini Tagana Boalemo memiliki 110 anggota aktif yang tersebar di 82 desa/kelurahan. Seluruh posko diminta rutin melakukan apel siaga dan simulasi evakuasi singkat setiap minggu.
“Tagana lahir dari masyarakat untuk masyarakat. Saat cuaca ekstrem, kita adalah garda terdepan. Jaga kekompakan, jaga keselamatan,” tutupnya.
Hingga saat ini, belum ada laporan bencana signifikan di Boalemo. Namun beberapa titik di Kecamatan Tilamuta dan Paguyaman serta kecamatan lain yang menjadi titik rawan bencana.



![20201110_174652[1]](https://sharenews.id/wp-content/uploads/2020/11/20201110_1746521-300x178.jpg)


