oleh

Cegah Narkoba Masuk Gorut, Wabup Perketat Areal Perbatasan

SHARENEWS.ID,Gorut-Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut), Thariq Modanggu mendatangi kantor BAdan Narkotikan Kabupaten (BNK) Kabupaten Gorut guna mencari informasi perihal penggerebekan yang dilakukan oleh pihak Satres Narkoba Polres Gorut bersama pihak BNK Gorut yang menangkap sebanyak 18 orang yang mengkonsumsi narkoba jenis sabu dan ganja di lokasi wisata Oile Beach Resort, Desa Mutiara Laut, Kecamatan Tomilito.

Setelah melakukan pertemuan dengan Kepala BNK Gorut Thariq menyatakan, sesuai informasi yang disampaikan oleh Kepala BNK Gorut, bahwa dalam penggerebekan yang dilakukan oleh pihak Kepolisian di lokasi wisata Oile Beach tersebut, tidak ada satupun warga Gorut yang terlibat dalam penggunaan bahan narkotika.

“Alhamdulillah setelah mendengar penjelasan dari Kepala BNK, dari total 18 orang yang ditangkap, tidak ada satupun warga Gorut. Yang ada juga hanya dari Kabupaten lain di luar Gorut, dan yang lainya itu merupakan warga dari luar Provinsi Gorontalo,” ungkap Thariq Modanggu, Kamis, (16/9/2021).

Dalam pertemuan tersebut Wabup juga turut memberikan apresiasi kepada Pihak BNK Gorut dan juga unsur TNI dan Polri yang telah berhasil meringkus para pengguna narkoba di lokasi wisata Oile Beach.

“Saya atas nama Pemerintah Daerah memberikan apresiasi kepada pihak BNK dan juga kepada TNI serta Polri yang telah berhasil mengungkap dan meringkus para pelaku, dan tentunya ini juga menjadi catatan penting bagi kita semua, terlebih kepada orang tua dan juga para kaula muda agar dapat menjauhi narkoba,” ujar Thariq.

Dengan adanya peristiwa ini lanjut Wabup, menjadi satu kewaspadaan dari Pemerintah untuk kedepannya lebih bisa memperketat kawasan perbatasan, agar barang haram tersebut tidak bisa masuk ke wilayah Gorut.

“Tentunya ini menjadi pelajaran berharga bagi kami. Dan atas peristiwa ini, saya juga meminta agar kawasan perbatasan yang ada di Kecamatan Atinggola, Kecamatan Tolinggula serta jalur laut yang berbatasan dengan negara asia pasifik untuk lebih diperketat lagi,” tandasnya.(Adv/SN07)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed