BOALEMO – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Boalemo, Husain Etango, secara resmi meminta Pemerintah Daerah (Pemda) untuk memperketat pengawasan terhadap distribusi gas LPG di seluruh wilayah Boalemo. Langkah ini dinilai mendesak guna mengantisipasi adanya praktik penimbunan yang dapat memicu kelangkaan dan lonjakan harga di tingkat masyarakat.
Politisi Partai NasDem tersebut menegaskan bahwa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait tidak boleh hanya menunggu laporan di balik meja. Menurutnya, pemantauan langsung di lapangan, mulai dari tingkat agen hingga pangkalan, adalah kunci untuk memastikan rantai distribusi berjalan sesuai aturan.
“Jangan sampai terjadi kelangkaan LPG dan kenaikan harga di tingkat konsumen akibat keterlambatan distribusi maupun adanya penimbunan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab,” tegas Husain saat memberikan keterangan kepada media.
Husain juga menyoroti keresahan masyarakat yang sering muncul akibat ketidakpastian stok bahan bakar gas tersebut. Ia memberikan peringatan keras kepada oknum-oknum yang mencoba mengambil keuntungan pribadi dengan cara menahan stok barang.
Ia meminta pemerintah daerah tidak ragu untuk mengambil langkah hukum jika menemukan indikasi pelanggaran yang disengaja. “Apabila ada indikasi kuat penimbunan LPG, maka harus diambil tindakan keras dan tegas. Bila perlu didorong hingga ke proses hukum agar ada efek jera,” ujarnya menambahkan.
Lebih lanjut, Husain berharap adanya sinergi yang kuat antara Pemda, aparat penegak hukum, dan distributor. Hal ini bertujuan agar stabilitas pasokan tetap terjaga, terutama bagi rumah tangga dan pelaku usaha kecil yang sangat bergantung pada ketersediaan LPG untuk keberlangsungan ekonomi mereka.






