Ketua DPRD Boalemo Ajak Masyarakat I’tikaf Di Masjid Jelang Akhir Ramadhan

BOALEMO – Memasuki fase sepuluh malam terakhir di bulan suci Ramadhan, Ketua DPRD Kabupaten Boalemo mengeluarkan imbauan khusus kepada seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan intensitas ibadah mereka. Beliau mengajak warga muslim di seluruh wilayah Boalemo untuk memanfaatkan momentum yang sangat singkat ini dengan menghidupkan masjid melalui ibadah i’tikaf. Ajakan tersebut disampaikan sebagai bentuk kepedulian spiritual agar umat Islam tidak melewatkan fase paling istimewa yang hanya datang sekali dalam setahun ini.

​Ketua DPRD menekankan bahwa sepuluh hari terakhir merupakan masa transisi spiritual yang krusial karena di dalamnya terdapat malam Lailatul Qadar. Beliau mengingatkan masyarakat bahwa malam tersebut memiliki nilai kemuliaan yang lebih baik dari seribu bulan, sehingga sangat disayangkan jika dilewatkan begitu saja. Menurutnya, i’tikaf di masjid menjadi metode terbaik untuk menjauhkan diri dari hiruk-pikuk urusan duniawi sejenak dan fokus sepenuhnya pada penghambaan kepada Allah SWT demi meraih keberkahan yang berlipat ganda.

​Dalam penyampaiannya, Ketua DPRD Boalemo menegaskan bahwa Ramadhan tidak boleh dipandang sebagai ritual tahunan yang bersifat seremonial atau kebiasaan semata. Sebaliknya, momen ini harus dijadikan sarana evaluasi diri dan penguatan iman untuk memperbaiki kualitas kepribadian setiap individu. Dengan melaksanakan i’tikaf, masyarakat diharapkan mampu merenungkan perjalanan hidup mereka selama setahun terakhir serta memperkuat tekad untuk menjadi pribadi yang lebih bertakwa dan bermanfaat bagi sesama di masa depan.

​Secara khusus, beliau juga memberikan perhatian kepada generasi muda di Kabupaten Boalemo agar ikut ambil bagian dalam memakmurkan masjid di penghujung bulan suci ini. Generasi muda diharapkan tidak hanya menghabiskan waktu dengan aktivitas yang kurang produktif, tetapi mulai membiasakan diri menjadikan masjid sebagai pusat kegiatan positif. Kehadiran pemuda di masjid untuk berzikir, membaca Al-Qur’an, dan berdoa dianggap akan membawa energi positif bagi lingkungan sekitar serta menjamin keberlanjutan nilai-nilai religius di daerah tersebut.

​Melalui kegiatan ibadah yang terpusat di masjid, Ketua DPRD Boalemo berharap suasana religius dan penuh kedamaian ini dapat terus terjaga bahkan setelah Ramadhan berakhir. Nilai-nilai kebersamaan yang tumbuh saat warga berkumpul untuk beribadah bersama diyakini mampu mempererat tali silaturahmi dan memperkuat rasa kepedulian sosial antar warga. Semangat kolektif dalam beribadah ini diharapkan menjadi pondasi kuat bagi terciptanya masyarakat Boalemo yang harmonis, toleran, dan selalu mengedepankan nilai-nilai ketuhanan dalam kehidupan bermasyarakat.

​Sebagai penutup, beliau mendoakan agar seluruh masyarakat Boalemo diberikan kesehatan dan kesempatan untuk meraih kemuliaan malam Lailatul Qadar di tahun ini. Beliau optimis bahwa dengan kesungguhan dalam beribadah dan niat yang tulus untuk memperbaiki diri, keberkahan akan senantiasa menyertai daerah tersebut. Semangat kebaikan yang dipupuk selama hari-hari terakhir Ramadhan ini diharapkan dapat terus diimplementasikan dalam perilaku sehari-hari, sehingga dampak positif dari bulan suci benar-benar terasa secara nyata bagi kemajuan Kabupaten Boalemo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *