oleh

Langgar Prokes, Polres Boalemo Hentikan Operasi Pasar Malam di Wonosari

Polres Boalemo menghentikan kegiatan Hiburan hoya -hoya atau Pasar malam di karenakan Pengelola Hoya-hoya mengabaikan Protokol Kesehatan dan Banyak pengunjung yang datang ke hiburan tersebut melanggar protokol kesehatan, Sabtu 19 September 2020

Sebelum melaksanakan penghentian kegiatan pasar malam atau hoya-hoya sebelumnya pada hari kamis 17 September 2020 Polres Boalemo telah memberikan teguran dan peringatan kepada Pengelola Hoya-hoya agar Mematuhi Protokol kesehatan dan tidak mengumpulkan orang banyak supaya tidak terciptanya kluster baru penyebaran covid-19.

Dalam Kegiatan tersebut Polres Boalemo Menurunkan persoil gabungan TNI, POLRI dan Sat Pol PP kurang lebih 35 Personil yang di pimpin langsung oleh Kapolres Boalemo AKBP Ahmad Pardomuan S.I.K.,M.H, di dampingi oleh Wakapolres Boalemo, Kabag Ops, dan beberapa perwira Polres Boalemo.

Pelaksanaan pemberhentian kegiatan hiburan hoya -hoya tersebut di lakukan oleh Polres Boalemo Berdasarkan Laporan Informasi yang di peroleh yang terindikasi banyak pengunjung yg datang tidak mematuhi Protol kesehatan seperti tidak memakai masker. Penyelenggara Hoya-hoya atau Pasar malam juga tidak memfasilitasi Protokol kesehatan seperti mencuci tangan dan pengecekan suhu tubuh kemudian diduga juga adanya Praktek perjudian.

Para personil langsung menuju tempat hiburan tersebut yang berada di desa Bongo Dua Kecamatan Wonosari Kabupaten Boalemo.
Dalam Kegiatan tersebut melakukan pemberhentian dengan cara menghimbau melalui pengeras suara agar seluruh masyarakat pengunjung agar segera pulang kerumah masing masing dan para Karyawan kurang lebih 23 orang serta penanggung jawabnya di bawa ke mako Polres Boalemo untuk di Tindak Lanjuti sesuai dengan Pasal 9 jo Pasal 93 UU RI No 6 Tahun 2018 Tentang Karantina Kesehatan dan UU Perjudian.

Kapolres Boalemo AKBP Ahmad Pardomuan S.I.K., M.H, mengatakan Kegiatan Hiburan Hoya Hoya Tersebut di hentikan operasinya oleh Polres Boalemo di Karenakan Pengelola Hoya-hoya tersebut mengabaikan protokol kesehatan serta dalam hiburan tersebut diduga terdapat praktek Judi dan perkara ini sudah Tahap 1 di kejaksaan negeri Boalemo, “tuturnya”

Kapolres juga menambahkan himbau kepada masyarakat kabupaten Boalemo di masa Pandemi Covid-19 ini agar tidak melakukan kegiatan yg dapat mengumpulkan Banyak Masa dan Selalu mematuhi Protokol kesehatan. Di karenakan situasi pandemi saat ini Sangat rentan masyarakat akan Terpapar Virus Covid-19,”ungkapnya.” (Humas)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed