BOALEMO – Ketua DPRD Kabupaten Boalemo, Karyawan Eka Putra Noho, menegaskan komitmen legislatif dalam mengawal program perbankan agar berdampak langsung pada kesejahteraan warga. Hal ini disampaikan usai jajaran pimpinan dan anggota DPRD Boalemo melakukan kunjungan kerja ke kantor pusat Bank SulutGo (BSG) pada Kamis, 12 Januari 2026.
Pertemuan strategis tersebut dilakukan khusus untuk memastikan bahwa program Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang dialokasikan untuk Kabupaten Boalemo pada tahun anggaran 2026 benar-benar tepat sasaran. DPRD ingin memastikan program ini memberikan kemudahan nyata bagi para pelaku ekonomi arus bawah di seluruh wilayah Boalemo.
Dalam arahannya, Karyawan Eka Putra Noho menyebutkan bahwa sektor pertanian dan UMKM adalah tulang punggung ekonomi di Kabupaten Boalemo. Oleh karena itu, skema pembiayaan yang ditawarkan oleh pihak perbankan harus selaras dengan kondisi riil serta kebutuhan para pelaku usaha di lapangan agar manfaatnya terasa maksimal.
Ia juga menekankan bahwa DPRD memiliki tanggung jawab moral untuk mengawal program ini dengan ketat. Harapannya, KUR BSG tahun 2026 tidak hanya muncul sebagai angka dalam laporan keuangan, melainkan benar-benar menjadi motor penggerak ekonomi bagi pelaku usaha kecil dan para petani yang membutuhkan modal.
Salah satu inovasi yang dibahas secara mendalam adalah KUR khusus petani jagung dengan skema pembayaran sesuai siklus panen. Dalam sistem ini, petani hanya diwajibkan membayar bunga pinjaman yang kecil selama masa tanam, sedangkan pelunasan pokok pinjaman baru dilakukan secara utuh setelah hasil panen mereka terjual.
Wakil Ketua DPRD Boalemo, Husain Etango, menambahkan pentingnya kemudahan akses administrasi agar proses pengajuan tidak berbelit-belit bagi masyarakat kecil. Pihak Bank SulutGo menyambut baik masukan tersebut dan berkomitmen memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah demi mendorong pertumbuhan ekonomi Boalemo di tahun 2026.






