Gorontalo, Sharenews — Ketua DPRD Provinsi Gorontalo Idrus MT Mopili menerima audiensi perwakilan penyandang disabilitas, Senin (12/10/2026).
Para Wakil Ketua DPRD Provinsi Gorontalo mendampingi Idrus dalam audiensi tersebut. Ketua penyandang disabilitas Muhajir Suleman memimpin rombongan perwakilan itu.
Audiensi berlangsung di Ruang Rapat Ketua DPRD Provinsi Gorontalo. Pertemuan itu menjadi wadah penyampaian aspirasi pemenuhan hak penyandang disabilitas.
Peserta audiensi membahas peningkatan aksesibilitas fasilitas publik. Peserta turut membahas kesempatan di bidang pendidikan, ketenagakerjaan, dan keterlibatan dalam kegiatan pemerintahan.
Muhajir mengusulkan penyediaan juru bahasa isyarat dalam setiap rapat paripurna. Usulan itu mencakup kegiatan resmi DPRD, khususnya saat pimpinan menyampaikan sambutan di podium.
Muhajir menyebut fasilitas itu penting agar informasi dapat diakses teman-teman tunarungu. Muhajir juga mengusulkan pelibatan penyandang disabilitas dalam kegiatan reses anggota DPRD.
Muhajir mengusulkan keterwakilan sekitar dua persen dari konstituen dalam reses. Usulan itu bertujuan mengakomodasi kebutuhan penyandang disabilitas secara langsung.
Muhajir mendorong adanya program pemberdayaan bagi penyandang disabilitas. Ia mengusulkan penerbitan kartu khusus untuk memperoleh potongan harga di gerai ritel seperti Alfamart dan Indomaret.
Perwakilan penyandang disabilitas menyoroti keterbatasan fasilitas pendukung di sektor swasta. Mereka menyebut akses bagi pengguna kursi roda dan alat bantu berjalan masih minim.
Kondisi itu dinilai menghambat kesempatan kerja dan partisipasi mandiri penyandang disabilitas. Peserta audiensi turut menyoroti kendala akses pendidikan lanjutan dan dunia kerja.
Idrus bersama jajaran pimpinan DPRD menyatakan komitmen menindaklanjuti aspirasi tersebut. Pimpinan DPRD membahas peningkatan aksesibilitas gedung DPRD dalam pertemuan itu.
DPRD akan menyediakan jalur khusus bagi pengguna kursi roda beserta fasilitas pendukung lainnya. DPRD telah mengalokasikan anggaran fasilitas aksesibilitas pada tahun anggaran 2027.
Gedung Ruang Paripurna DPRD Provinsi Gorontalo kini memiliki toilet khusus penyandang disabilitas. Fasilitas itu berada di bagian atas sebelah kanan gedung tersebut.
Pimpinan DPRD menyepakati pentingnya mendorong keterlibatan penyandang disabilitas dalam berbagai kegiatan lembaga. DPRD akan mengoordinasikan pelibatan itu bersama Bagian Umum dan pihak pembidang kegiatan reses.
DPRD menegaskan perannya menampung dan meneruskan aspirasi masyarakat sesuai fungsi lembaga. Usulan program bagi penyandang disabilitas akan dikoordinasikan dengan pemerintah daerah melalui mekanisme perencanaan dan penganggaran.
Audiensi turut menyinggung kebutuhan dukungan bagi kegiatan olahraga penyandang disabilitas. Organisasi olahraga disabilitas tengah mempersiapkan seleksi tingkat provinsi menuju Pekan Paralimpiade Nasional di DKI Jakarta.
DPRD berharap dukungan pemerintah daerah dapat memperkuat pembinaan atlet disabilitas. DPRD menargetkan audiensi ini membuka ruang partisipasi lebih luas bagi penyandang disabilitas di Gorontalo.





