BOALEMO – Memasuki sepuluh hari kedua di bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Ketua DPRD Kabupaten Boalemo, Karyawan Eka Putra Noho, memberikan pesan religius kepada seluruh masyarakat. Ia mengajak umat Muslim untuk benar-benar mengoptimalkan fase maghfirah atau fase pengampunan yang kini tengah berjalan sebagai momentum pembersihan diri.
Tokoh politik dari PDI Perjuangan ini menegaskan bahwa momentum ini merupakan kesempatan emas yang diberikan Allah SWT kepada hamba-Nya untuk meraih ampunan. Ia menekankan bahwa Ramadan tidak boleh hanya dipandang sebagai ritual menahan lapar dan dahaga semata, melainkan sebagai waktu untuk transformasi spiritual yang mendalam bagi setiap individu.
”Di fase maghfirah ini, Allah SWT membuka pintu ampunan selebar-lebarnya bagi hamba-Nya yang sungguh-sungguh bertaubat,” ujar sosok yang juga menjabat Ketua DPD PDIP Boalemo tersebut dalam keterangannya, Jumat (06/03/2026).
Merujuk pada hadis riwayat Al-Baihaqi, Eka Putra mengingatkan kembali bahwa pertengahan Ramadan adalah waktu khusus untuk meraih maghfirah. Beliau mendorong warga Boalemo untuk memperbanyak bacaan istighfar di setiap waktu, memperbaiki kualitas ibadah wajib maupun sunnah, serta memperkuat komitmen untuk memperbaiki diri dari segala kesalahan di masa lalu.
Selain hubungan vertikal kepada Sang Pencipta, Pimpinan DPRD tersebut juga menyoroti pentingnya hubungan horizontal antar sesama manusia. Ia berharap fase maghfirah ini menjadi ajang bagi masyarakat untuk saling memaafkan, mempererat tali silaturahmi, serta menumbuhkan semangat berbagi kepada saudara-saudara yang lebih membutuhkan di lingkungan sekitar.
Menutup pesannya, Karyawan Eka Putra Noho mendoakan agar seluruh umat Muslim di Kabupaten Boalemo dapat menjalani sisa Ramadan dengan penuh keikhlasan. Ia berharap, melalui disiplin ibadah di fase pengampunan ini, masyarakat dapat keluar dari bulan suci dengan iman yang lebih kuat dan hati yang lebih bersih demi kemajuan daerah bersama.






