JAKARTA – Pimpinan dan Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Boalemo melaksanakan kunjungan konsultasi dan koordinasi ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI guna membahas penanganan sekolah yang berada di wilayah rawan bencana.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Komisi III DPRD Boalemo, Muhamad Amin, sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan peserta didik serta keberlangsungan proses pendidikan di daerah yang memiliki potensi risiko bencana.
Dalam pertemuan tersebut, Komisi III DPRD Boalemo menyampaikan sejumlah kondisi sekolah yang berada di kawasan rawan bencana, mulai dari ancaman banjir hingga potensi bencana alam lainnya yang dapat mengganggu aktivitas belajar mengajar.
Muhamad Amin menegaskan bahwa perlindungan terhadap lingkungan sekolah menjadi hal yang sangat penting, sehingga diperlukan langkah konkret dalam mitigasi dan penanganan risiko bencana.
“Keselamatan siswa dan tenaga pendidik harus menjadi prioritas utama. Oleh karena itu, perlu adanya perhatian serius terhadap sekolah-sekolah yang berada di wilayah rawan bencana,” ujarnya.
Selain itu, pihak BNPB RI turut memberikan pemaparan terkait program dan strategi penanggulangan bencana, termasuk upaya mitigasi yang dapat diterapkan di lingkungan sekolah.
Melalui koordinasi ini, diharapkan adanya sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat dalam menghadirkan solusi, baik melalui program mitigasi, peningkatan infrastruktur, maupun edukasi kebencanaan bagi warga sekolah.
Komisi III DPRD Boalemo menegaskan komitmennya untuk terus mengawal isu ini, demi menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan tangguh terhadap bencana di Kabupaten Boalemo.



