oleh

APRI : Meminta BPBD Untuk Melakukan Pengecekan Banjir Di Desa Karya Indah

sharenews.id – Banjir merupakan suatu hal yang marak terjadi di tiap-tiap wilayah indonesia, hal ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor seperti curah hujan yang sangat tinggi, aktifitas pertambangan, hutan gundul dll.

Terkait dengan banjir sendiri, hal ini menimpa di salah satu di Desa yang berada di Kecamatan Buntulia tepatnya di Desa Karya Indah, melihat hal itu Pemerintah dalam hal ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) berangapan bahwa banjir yang terjadi di Desa Karya Indah sendiri disebabkan oleh aktifitas pertambangan.

Mendengar asumsi dari BPBD tersebut, Ketua DPC APRI Kabupaten Pohuwato Limonu Hippi angkat bicara karena merasa keberatan dengan anggapan itu.

“Selaku ketua Asosiasi Penambang Rakyat Indonesia (DPC APRI) Kita keberatan dengan pernyataan – pernyataan seperti itu, apalagi dia selaku pemerintah, karena memang tidak sesuai Fakta, di Desa Karya Indah itu tidak ada tambang”, ujarnya Limonu Hippi

Menurutnya banjir yang terjadi di desa Karya Indah sendiri disebabkan oleh kiriman air yang berada di balai D Diklat kabupaten yang tempatnya berada di atas Bukit DKI dan ditambah lagi dengan kecilnya saluran Drainase sendiri.

Limonu Hippi juga menambahkan bahwa banjir yang terjadi di Desa karya indah hanya berlangsung sesaat.

“Air tidak bertahan lama, selesai ujan abis itu banjir, Drainasenya terlalu kecil tidak mampu menampung debit air sehingga air meluap,” jelasnya.

Oleh karena itu, Limonu Hippi meminta kepada BPBD untuk melakukan pengecekan di lapangan terkait dengan banjir yang terjadi, apakah hal itu di sebabkan oleh aktifitas pertambangan atau tidak, sebelum memberikan statement di media.

“Es”

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed