Gelar Musrenbang, Supandra Sebut Hak Anak, Perempuan dan Disabilitas Prioritas Pemda Boalemo

Boalemo, Eksekutif54 Dilihat

BOALEMO – Penjabat Sekretaris Daerah Supandra Nur, ST mewakili Penjabat Bupati Boalemo membuka Musrenbang anak, Perempuan dan disabilitas Rencana Kerja Pemerintah Daerah ( RKPD ) Kabupaten Boalemo Tahun 2025, bertempat diruang rapat Bappeda, Rabu (27/3/2024).

kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Bappeda Kabupaten Boalemo Srijun Tasman Dangkua, SP,MM, Pj. Ketua TP. PKK Boalemo Dr. Heldy Vanny Alam, S.Pd, M.Si, pimpinan OPD, Para Camat, Organisasi PKK dan forum anak serta para disabilitas.

Penjabat Sekretaris Daerah Supandra Nur,ST menyampaikan bahwa pemenuhan kebutuhan hak anak, perempuan hingga disabilitasi menjadi salah satu prioritas Pemerintah Kabupaten Boalemo dalam melakukan perencanaan pembangunan kedepan.

“Tentu, salah satu cara yang kita dilakukan adalah melalui musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) anak, Perempuan dan disabilitas yang mengangkat tema perlindungan dan Pemberdayaan inklusif berkelanjutan terhadap anak, perempuan dan penyandang disabilitas” kata Supandra.

Musrenbang ini, bertujuan sebagai bentuk pendekatan BOttom Up Planning yang dilaksanakan  dalam rangka menyerap aspirasi dan kebutuhan terhadap program pembangunan yang ramah Perempuan,anak dan Penyandang disabilitas. Sehingga Pemenuhan hak – hak perempuan, anak dan penyandang disabilitas dapat terlindungi dan terpenuhi.

Musyawarah Perencanaan Pembangunan merupakan rangkaian proses strategis yang dibangun sebagai wahana untuk berdiskusi,

berembug atau melakukan tukar pikiran dan pendapat antar pemangku kepentingan,baik Pemerintah, akademisi, swasta, maupun masyarakat yang menjadi momentum penting dalam mengakomodir usulan-usulan Pembangunan dari bawah.

“Artinya pendekatan pembangunan yang dilakukan di Kabupaten Boalemo saat ini tidak hanya sekedar mengedepankan aspek Top Down Planning melainkan mengakomodir pula pendapat, saran, masukan dan pemikiran – Pemikiran positif dari bawah atau lebih dikenal dengan Bottom up Planning.” tutup Supandra.